
Kemarahan Hebat Garcia Plaza Meledak Usai Gol Ketiga Atletico Madrid
SEVILLA — Pelatih Sevilla, Luis García Plaza, tidak mampu menyembunyikan kemarahan besarnya di pinggir lapangan saat timnya dipaksa bertekuk lutut di hadapan Atletico Madrid. Amarah juru taktik tersebut meledak menyusul terciptanya gol ketiga Atletico yang dinilai diwarnai keputusan kontroversial dan kelengahan fatal dari barisan pertahanan timnya.
Pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal babak pertama tersebut semula berjalan ketat. Namun, Atletico Madrid yang tampil efisien dalam memanfaatkan setiap celah mulai mendominasi jalannya laga dan menekan lini belakang Sevilla secara bertubi-tubi.
Baca juga
Puncak kekecewaan García Plaza terjadi pada paruh kedua pertandingan. Momen terjadinya gol ketiga Atletico Madrid menjadi titik balik yang memicu frustrasi sang pelatih. Ia terlihat melakukan protes keras terhadap jajaran hakim garis dan wasit utama di area technical box, menilai adanya pelanggaran atau posisi offside sebelum gol tersebut tercipta.
Reaksi emosional García Plaza tidak lepas dari dampak psikologis gol tersebut bagi anak-anak asuhnya. Gol ketiga Atletico secara praktis mengikis harapan Sevilla untuk melakukan comeback dan merusak skema permainan yang telah dirancang sejak awal laga.
Dalam sesi wawancara usai pertandingan, sang pelatih menegaskan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit sekaligus menuntut evaluasi mendalam atas koordinasi lini belakang Sevilla. Ia menilai kesalahan-kesalahan mendasar pada laga penting seperti ini sangat mahal harganya dan tidak boleh terulang kembali jika Sevilla ingin tetap bersaing di papan atas La Liga.
Ditulis oleh
Moch Akbar F