KotakPinalti.com
Stuttgart Pagari Bintang Mudanya, Impian Manchester United Boyong Finn Jeltsch Terancam Kandas
Premier League

Stuttgart Pagari Bintang Mudanya, Impian Manchester United Boyong Finn Jeltsch Terancam Kandas

12 Sep 2026Oleh Edo Anggara

INGGRIS - Manchester United tampaknya harus menunda ambisi untuk memperkuat lini pertahanan mereka pada bursa transfer Januari mendatang. Klub asal Jerman, VfB Stuttgart, dilaporkan telah mengambil keputusan tegas untuk mempertahankan bek muda berbakat mereka, Finn Jeltsch, di tengah besarnya minat dari The Red Devils dan Juventus.

Sepanjang bursa transfer musim panas lalu, fokus utama manajemen Manchester United tertuju pada perombakan lini tengah. Mereka memboyong tiga gelandang sekaligus: Youri Tielemans dari Aston Villa, Carlos Baleba dari Brighton, serta Andrey Santos dari Chelsea. Di luar sektor tersebut, rekrutan anyar Man United hanya mencakup kiper pelapis Karl Darlow dan pemain muda Tottenham, Tynan Thompson, lantaran klub berencana melakukan perombakan lini belakang secara menyeluruh pada 2027.

Langkah pasif di lini pertahanan ini sempat memicu kekecewaan di kalangan suporter. Padahal, manajer Michael Carrick sukses membawa tim finis di peringkat ketiga musim lalu sekaligus mengamankan tiket kembali ke Liga Champions.

Kontrak Panjang dan Nilai Pasar yang Melonjak

Laporan dari TuttoJuve menyebutkan bahwa Stuttgart sama sekali tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjual Jeltsch. Bek timnas Jerman U-21 tersebut masih terikat kontrak jangka panjang hingga 2030. Nilai pasarnya pun terus meroket hingga menyentuh angka sekitar €35 juta pada musim semi 2026, membuat Stuttgart memilih untuk terus menggembleng sang pemain alih-alih melepasnya dalam waktu dekat.

Kritik Gary Neville Terkait Kedalaman Skuad

Sebelum bursa transfer ditutup, legenda klub Gary Neville sempat menyuarakan kekhawatirannya mengenai minimnya opsi di lini belakang MU. Melalui penampilannya di Sky Sports, Neville menilai keputusan untuk tidak mendatangkan bek tengah dan bek sayap baru bisa menjadi bumerang ketika badai cedera melanda.

"Dalam situasi ideal, Michael Carrick tentu ingin merombak lini tengah sekaligus lini pertahanannya. Membangun tim secara bertahap memang terdengar masuk akal, tetapi lini belakang mereka saat ini berisiko kewalahan saat tekanan meningkat di Premier League dan Liga Champions," ujar Neville.

Neville juga mengaku terkejut melihat pendekatan MU dan Liverpool yang terkesan pasif di lini belakang, berbanding terbalik dengan Arsenal yang terus memperkuat skuad meski sedang berada di puncak performa.

man unitedstuttgart

Ditulis oleh

Edo Anggara

BagikanWhatsAppFacebookX